Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Senin, 06 Juli 2026 - 14:42 WIB
Aliansi pertahanan Australia-Fiji ditandatangani, China uji coba rudal di Pasifik. Foto/X/@clashreport
SYDNEY - China mengatakan salah satu kapal selamnya telah melakukan uji coba peluncuran rudal balistik dengan hulu ledak tiruan ke Samudra Pasifik. Aksi provokasi China itu dilakukan setelah Australia dan Fiji menandatangani pakta pertahanan.
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menuduh China "mengganggu stabilitas" kawasan tersebut, sementara Beijing menyebutnya sebagai "bagian rutin dari program militer tahunan China".
Australia berupaya memperkuat hubungan Pasifiknya setelah China menandatangani pakta keamanan dengan Kepulauan Solomon pada tahun 2022, yang memicu kekhawatiran bahwa Beijing suatu hari nanti dapat mendirikan pangkalan militer permanen di sana.
Beijing telah memberi tahu Canberra tentang rencananya untuk melakukan uji coba rudal beberapa jam sebelumnya, kata Menteri Pertahanan Richard Marles dalam konferensi pers pada hari Senin.
Marles menambahkan bahwa Australia "sangat prihatin tentang tindakan apa pun yang merusak stabilitas, perdamaian, dan keamanan Pasifik".
Pemerintah di seluruh wilayah Indo-Pasifik, termasuk Selandia Baru, Jepang, dan Papua Nugini, telah diberitahu oleh pejabat Tiongkok tentang niat militer mereka untuk melakukan latihan berbasis laut pada hari Senin.
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters menyebut uji coba itu sebagai "perkembangan yang tidak diinginkan dan mengkhawatirkan", dan salah satu yang akan dibahas pemerintahnya dengan mitra Pasifik.
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menuduh China "mengganggu stabilitas" kawasan tersebut, sementara Beijing menyebutnya sebagai "bagian rutin dari program militer tahunan China".
Australia berupaya memperkuat hubungan Pasifiknya setelah China menandatangani pakta keamanan dengan Kepulauan Solomon pada tahun 2022, yang memicu kekhawatiran bahwa Beijing suatu hari nanti dapat mendirikan pangkalan militer permanen di sana.
Beijing telah memberi tahu Canberra tentang rencananya untuk melakukan uji coba rudal beberapa jam sebelumnya, kata Menteri Pertahanan Richard Marles dalam konferensi pers pada hari Senin.
Marles menambahkan bahwa Australia "sangat prihatin tentang tindakan apa pun yang merusak stabilitas, perdamaian, dan keamanan Pasifik".
Pemerintah di seluruh wilayah Indo-Pasifik, termasuk Selandia Baru, Jepang, dan Papua Nugini, telah diberitahu oleh pejabat Tiongkok tentang niat militer mereka untuk melakukan latihan berbasis laut pada hari Senin.
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters menyebut uji coba itu sebagai "perkembangan yang tidak diinginkan dan mengkhawatirkan", dan salah satu yang akan dibahas pemerintahnya dengan mitra Pasifik.
Lihat Juga :