Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO

Senin, 06 Juli 2026 - 13:58 WIB
Pada Agustus 2023, Anti-Corruption Foundation (Yayasan Anti-Korupsi) yang didirikan oleh pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny menerbitkan temuan yang menghubungkan kapal pesiar supermewahmewah buatan Jerman itu dengan Presiden Putin. Enam bulan kemudian, pada Februari 2024, Navalny diduga diracuni dan meninggal di koloni penjara Arktik.

Menurut investigasi yayasan tersebut, kapal pesiar itu dilengkapi dengan suite tamu mewah, spa, pusat kebugaran, kolam renang dengan lantai yang dapat dipindahkan yang dapat diubah menjadi lantai dansa, dan helipad yang mampu menampung helikopter ringan.

Keputusan untuk memindahkan kapal pesiar ke utara tampaknya didorong oleh kekhawatiran bahwa drone Ukraina dapat menargetkan kapal tersebut saat berlabuh di Kaliningrad atau dekat St Petersburg. Drone Ukraina dalam beberapa pekan terakhir telah menyerang pangkalan Angkatan Laut Rusia yang strategis di Kronstadt dan beberapa terminal minyak di daerah tersebut.

Saat berlayar di sepanjang pantai Norwegia, Kosatka (yang bermakna Anggun) dikawal oleh kapal perusak anti-kapal selam Armada Utara, Severomorsk, dan kapal patroli khusus Voevoda yang baru ditugaskan, yang namanya berarti "panglima perang".

Kelompok kapal tersebut berlayar melintasi perbatasan maritim Norwegia-Rusia di utara fjord Varanger pada malam hari hingga Sabtu, 4 Juli. Beberapa jam kemudian, Severomorsk terlihat berlabuh di luar pangkalan kapal perang utama Armada Utara, Severomorsk, menurut foto yang di-posting di Bluesky, sebagaimana dikutip dari The Barents Observer, Senin (6/7/2026).

Kapal Severomorsk telah menghabiskan beberapa bulan terakhir mengawal kapal kargo Rusia yang dikenai sanksi, sementara Voevoda dilaporkan sebagai kapal pertama dari kelas baru kapal penyelamat Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!