Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Senin, 06 Juli 2026 - 07:06 WIB
Dalam respons yang tajam, Kedutaan Besar Iran di Armenia menargetkan Trump dan Amerika Serikat, yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-250 pada 4 Juli.
Kedutaan Besar mengatakan Trump dan AS dapat membunuh orang, tetapi tidak dapat membunuh cita-cita. "Manusia bisa dibunuh, tetapi cita-cita tidak bisa. Kalian membunuh Ayatollah Khamenei, tetapi kenyataannya, kalian memecahkan botol parfum yang aromanya menyebar ke mana-mana," tulis kedutaan tersebut di akun X-nya, @iraninyerevan.
Unggahan itu juga menyindir sejarah budaya AS. "Anda tidak memahami hal-hal ini karena Anda tidak memiliki peradaban, sejarah, atau kehormatan," lanjut unggahan Kedutaan Iran, yang dilansir NDTV, Senin (6/7/2026).
Respons Iran menyusul pernyataan Trump, yang dalam sebuah wawancara dengan Axios menyatakan keterkejutannya atas ribuan warga Iran yang berkumpul di prosesi pemakaman Khamenei.
"Saya terkejut. Saya kira orang-orang membenci Khamenei. Mungkin itu air mata palsu," kata Trump.
Kedutaan Besar mengatakan Trump dan AS dapat membunuh orang, tetapi tidak dapat membunuh cita-cita. "Manusia bisa dibunuh, tetapi cita-cita tidak bisa. Kalian membunuh Ayatollah Khamenei, tetapi kenyataannya, kalian memecahkan botol parfum yang aromanya menyebar ke mana-mana," tulis kedutaan tersebut di akun X-nya, @iraninyerevan.
Unggahan itu juga menyindir sejarah budaya AS. "Anda tidak memahami hal-hal ini karena Anda tidak memiliki peradaban, sejarah, atau kehormatan," lanjut unggahan Kedutaan Iran, yang dilansir NDTV, Senin (6/7/2026).
Respons Iran menyusul pernyataan Trump, yang dalam sebuah wawancara dengan Axios menyatakan keterkejutannya atas ribuan warga Iran yang berkumpul di prosesi pemakaman Khamenei.
"Saya terkejut. Saya kira orang-orang membenci Khamenei. Mungkin itu air mata palsu," kata Trump.
Lihat Juga :