Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:03 WIB
Penyelidikan ini berfokus pada dugaan masuknya tentara bayaran secara ilegal ke negara bagian perbatasan India, Mizoram, di mana warga negara asing diharuskan memperoleh izin khusus, serta penyeberangan ilegal mereka selanjutnya ke Myanmar.

Para pria Ukraina yang ditahan adalah Petro Hurba, Taras Slyviak, Ivan Sukmanovskyi, Marian Stefankiv, Maksim Honcharuk, dan Viktor Kaminskyi; tiga ditahan di bandara Delhi, sementara yang lainnya ditangkap oleh NIA di Lucknow. Matthew Aaron VanDyke, warga negara AS, ditangkap di bandara di kota pesisir Kolkata.

Kementerian Luar Negeri Ukraina, pada saat penangkapan mereka, menuntut pembebasan segera warga negaranya dan akses untuk menemui mereka.

Kementerian itu mengklaim tidak ada "fakta yang terbukti yang menunjukkan keterlibatan warga negara Ukraina tersebut dalam kegiatan ilegal di wilayah India atau Myanmar."

Kementerian tersebut juga menuduh media India dan Rusia menerbitkan "interpretasi yang menyimpang dari fakta yang ada."

Namun, laporan pada saat itu menunjukkan badan intelijen India sedang melacak para tersangka setelah mengumpulkan informasi penting, kemungkinan dari Interpol atau dengan bantuan dari badan intelijen asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!