Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jum'at, 03 Juli 2026 - 20:27 WIB
Para pemerhati lingkungan telah memperingatkan penggunaan pendingin ruangan secara luas akan meningkatkan permintaan listrik dan memperparah panas perkotaan.
Adapun wisatawan dan influencer media sosial mengejek Paris karena kurangnya pendingin ruangan di tengah suhu yang melebihi 40 derajat Celcius.
Beberapa politisi oposisi menuduh pemerintah tidak siap menghadapi krisis, dengan anggota parlemen sayap kiri Clemence Guette menyebut penanganan gelombang panas sebagai "bencana."
Anggota parlemen dari Partai Hijau dilaporkan mengajukan mosi tidak percaya pada hari Kamis atas penanganan pemerintah terhadap gelombang panas terbaru, karena gelombang panas lainnya diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Juru bicara pemerintah Maud Bregeon menolak langkah tersebut sebagai "manuver politik," mengatakan pihak berwenang sedang mengelola krisis sementara lawan berusaha untuk mengeksploitasinya.
Baca juga: Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Adapun wisatawan dan influencer media sosial mengejek Paris karena kurangnya pendingin ruangan di tengah suhu yang melebihi 40 derajat Celcius.
Beberapa politisi oposisi menuduh pemerintah tidak siap menghadapi krisis, dengan anggota parlemen sayap kiri Clemence Guette menyebut penanganan gelombang panas sebagai "bencana."
Anggota parlemen dari Partai Hijau dilaporkan mengajukan mosi tidak percaya pada hari Kamis atas penanganan pemerintah terhadap gelombang panas terbaru, karena gelombang panas lainnya diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Juru bicara pemerintah Maud Bregeon menolak langkah tersebut sebagai "manuver politik," mengatakan pihak berwenang sedang mengelola krisis sementara lawan berusaha untuk mengeksploitasinya.
Baca juga: Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
(sya)
Lihat Juga :