IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:08 WIB
Menurut pernyataan tersebut, perang di semua lini, termasuk Lebanon, akan segera dan secara permanen berakhir mulai Minggu malam.

Pada 28 Februari, AS dan rezim Israel memulai babak terbaru agresi tanpa provokasi terhadap Iran.

Selama agresi Amerika-Israel, yang berlanjut hingga 7 April, angkatan bersenjata Iran melakukan operasi pembalasan terhadap kepentingan para agresor, sekaligus menanggapi pelanggaran komitmen Israel di Lebanon.

Teks Nota Kesepahaman (MOU), yang didasarkan pada proposal 14 poin Iran yang diajukan pada awal proses gencatan senjata, telah ditinjau berulang kali selama 60 hari terakhir di ibu kota kedua negara.

Pada berbagai tahap, Teheran dan Washington masing-masing mempresentasikan dan menguraikan posisi mereka masing-masing mengenai teks tersebut.

Terlepas dari semua tekanan, pelanggaran gencatan senjata, dan perubahan berulang dalam posisi Washington, Iran tetap mempertahankan pendiriannya.

Setelah penandatanganan MOU, kedua negara diharapkan akan mengadakan serangkaian negosiasi intensif selama 60 hari ke depan dalam upaya mencapai kesepakatan komprehensif mengenai isu-isu yang dipersengketakan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!