Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:35 WIB
Tim pertahanan sipil dari Otoritas Kesehatan Islam, Asosiasi Pramuka Risala Islam, dan Palang Merah Lebanon mengevakuasi korban tewas dan luka-luka dari daerah yang menjadi sasaran, tambah NNA.

Serangan terbaru terjadi di tengah pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap gencatan senjata yang rapuh yang telah berlaku sejak 17 April 2026, dan meskipun ada nota kesepahaman antara AS dan Iran untuk mengakhiri permusuhan di semua lini, termasuk Lebanon.

Israel telah melancarkan serangan terhadap Lebanon sejak 2 Maret yang telah menyebabkan 3.826 orang tewas dan 11.851 orang terluka serta lebih dari 1 juta orang mengungsi, menurut angka resmi terbaru.

Baca juga: Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!