Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIB
“Jika Anda adalah Israel yang ingin perang berlanjut, yang masih melihat hal-hal ini secara eksklusif melalui lensa militer dan ingin menggagalkan kesepakatan ini, yang tidak memberikan hal-hal yang membuat Anda menyeret Amerika ke dalam perang sejak awal, mengapa Anda tidak menguji lagi apakah Anda dapat meruntuhkan ini,” kata Levy kepada Al Jazeera.

4. Israel Masih Ingin Bermain di Lebanon

“Saya pikir apa yang coba dilakukan pihak Israel adalah berharap kesepakatan itu masih bisa dibatalkan. Jika tidak, setidaknya mereka akan bermain untuk kepentingan politik domestik mereka dan membiarkan sebanyak mungkin hal tetap terbuka di front Lebanon," kata Levy.

Israel masih menduduki beberapa bagian Lebanon dan terus melakukan ancaman evakuasi serta membersihkan kota dan desa, kata Levy, menambahkan bahwa Israel ingin menambah jumlah tersebut.

5. Netanyahu Berselisih dengan Trump

Mantan duta besar Israel untuk AS, Alon Pinkas, mengatakan teguran publik Trump terhadap Israel atas serangan terbarunya di Beirut mencerminkan keretakan langka antara Washington dan Israel.

Berbicara kepada Al Jazeera dari Israel, Pinkas mengatakan Israel belum pernah begitu jelas berselisih dengan presiden AS selama beberapa dekade.

“Anda harus kembali ke 30, 40 tahun yang lalu,” katanya, merujuk pada krisis sebelumnya di bawah pemerintahan Ford pada tahun 1975 dan George HW Bush pada tahun 1991. Dia menambahkan bahwa krisis saat ini berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!