4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun

Senin, 15 Juni 2026 - 13:40 WIB
“Jalur produksi harus dihentikan untuk banyak produk karena kurangnya kapasitas penyimpanan. Tambahkan pula kerusakan pada fasilitas produksi dan infrastruktur pelabuhan,” kata Ringbakken.

“Semua ini menambah inefisiensi ketika selat dibuka.”

“Terakhir, jika ranjau telah dipasang, mungkin perlu dilakukan pembersihan ranjau sebelum lalu lintas dapat kembali beroperasi penuh,” tambahnya.

“Itu bisa memakan waktu berbulan-bulan.”

4. Perdagangan Dunia Akan Kembali Normal

SV Anchan, ketua perusahaan pelayaran Safesea Group yang berbasis di AS, mengatakan sulit untuk antusias dengan kesepakatan tersebut karena detailnya yang masih sedikit, dan memperkirakan bahwa akan membutuhkan waktu “lebih dari setahun” agar keadaan kembali normal.

“Dari sudut pandang saya, sangat sulit untuk mempercayai apa pun,” kata Anchan kepada Al Jazeera.

“Kita melihat kesepakatan damai telah ditandatangani, tetapi apa yang tertulis di atas kertas dan apa realitas di lapangan?”

“Bagaimana mereka akan mengatasi masalah ini? Bagaimana para penjamin akan bereaksi?” tambah Anchan.

“Bagi kami, ini masih berita, dan kami akan mengamatinya seperti berita, dan kami akan melihat bagaimana perkembangannya dalam dua atau tiga hari ke depan.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!