Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan bahwa, efektif mulai hari Senin, perang akan berakhir secara permanen dan segera di semua front, termasuk di Lebanon.
Gharibabadi mengatakan perjanjian tersebut menyusul negosiasi intensif yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.
“Nota kesepahaman ini bukan berarti mempercayai musuh. Ini ditulis dengan ketidakpercayaan aktif,” katanya, menurut laporan Press TV Iran. “Kami akan memantau pelaksanaan komitmen AS,” imbuh dia.
Laporan lain dari media Iran menyebut AS setuju mencairkan aset Teheran senilai USD24 miliar yang dibekukan Washington, namun pemerintah kedua pihak belum memberikan konfirmasi resmi.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, "Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.”
Pembicaraan berulang kali terhenti dan tertunda, dengan kedua pihak saling menuduh mengajukan tuntutan yang tidak dapat diterima dan menyebutkan kurangnya kepercayaan.
Gharibabadi mengatakan perjanjian tersebut menyusul negosiasi intensif yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.
“Nota kesepahaman ini bukan berarti mempercayai musuh. Ini ditulis dengan ketidakpercayaan aktif,” katanya, menurut laporan Press TV Iran. “Kami akan memantau pelaksanaan komitmen AS,” imbuh dia.
Laporan lain dari media Iran menyebut AS setuju mencairkan aset Teheran senilai USD24 miliar yang dibekukan Washington, namun pemerintah kedua pihak belum memberikan konfirmasi resmi.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, "Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.”
Pembicaraan berulang kali terhenti dan tertunda, dengan kedua pihak saling menuduh mengajukan tuntutan yang tidak dapat diterima dan menyebutkan kurangnya kepercayaan.
Lihat Juga :