AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir

Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, "Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.”

Sharif menambahkan bahwa kesepakatan tersebut akan ditandatangani secara resmi pada hari Jumat di Swiss.

AS dan Iran sebelumnya mengatakan bahwa nota kesepahaman sebagian besar telah diselesaikan. Menurut Teheran, dokumen tersebut akan fokus pada pengakhiran perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara program nuklir Iran akan dibahas dalam negosiasi terpisah dalam waktu 60 hari setelah penandatanganannya.

Trump telah melakukan beberapa panggilan telepon yang panas dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam beberapa pekan terakhir, di mana dia menuntut agar Israel menghentikan serangan udaranya di Lebanon. Iran sebelumnya mengancam akan menangguhkan pembicaraan kecuali kampanye militer Israel diakhiri.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi kesepakatan tersebut di televisi pemerintah, tetapi mengatakan Iran tidak akan mulai menerapkannya sampai ditandatangani pada hari Jumat. Dia mengatakan kesepakatan itu menyusul lebih dari 14 jam pembicaraan di Teheran dengan perwakilan dari Qatar, mediator lainnya.

Televisi pemerintah Iran menayangkan spanduk yang menyatakan: "AS dipaksa untuk menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang."

Pakistan pertama kali mengumumkan kesepakatan itu setelah sehari sebelum Israel, yang dikesampingkan dari negosiasi, menyerang pinggiran selatan Beirut saat mengejar Hizbullah yang didukung Iran. Serangan tersebut menimbulkan ancaman terhadap penyelesaian negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!