Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:10 WIB
Ia juga mencatat bahwa Israel berupaya untuk menggoyahkan kawasan Mediterania yang lebih luas, dengan mengatakan bahwa "agresi" Israel menimbulkan ancaman bagi seluruh dunia dan harus segera dihentikan.

Erdogan lebih lanjut memperingatkan bahwa upaya untuk merusak kepentingan Turki atau Siprus Turki akan ditanggapi dengan "tanggapan yang jelas dan tegas."

Netanyahu menanggapi dengan tegas, mengatakan Erdogan adalah "orang terakhir yang dapat memberi ceramah kepada Israel tentang moralitas."

Perdana Menteri Israel mengklaim bahwa pemimpin Turki telah mendukung gerakan perlawanan Palestina Hamas, menindas lawan politik, dan menjalankan kebijakan melawan kelompok Kurdi, sementara mengklaim bahwa Israel akan terus "bertindak tegas" terhadap Iran dan sekutu regionalnya.

Pertukaran terbaru ini mencerminkan memburuknya hubungan Turki-Israel secara lebih luas sejak pecahnya perang regional yang melibatkan Gaza, Lebanon, Suriah, dan Iran.

Turki, anggota NATO, telah menangguhkan perdagangan dengan Israel dan telah muncul sebagai salah satu kritikus rezim yang paling vokal di panggung internasional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!