Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Jum'at, 12 Juni 2026 - 13:31 WIB
“Rusia tidak mencari konflik. Mereka memahami istilah ‘aliansi defensif', dan mereka memahami bahwa kita memiliki sejumlah keunggulan asimetris,” imbuh jenderal tersebut.
Beberapa pejabat di Barat telah menyatakan kekhawatiran bahwa Washington telah teralihkan oleh konflik berkepanjangan dengan Iran, dan bahwa rencana Presiden AS Donald Trump baru-baru ini untuk mengurangi jumlah pasukan Amerika yang ditempatkan di Jerman akan mengirimkan “sinyal yang salah” kepada Rusia.
Jenderal Carsten Breuer, perwira militer tertinggi Jerman, mengatakan kepada Politico pada hari Kamis bahwa NATO harus siap menghadapi potensi konfrontasi dengan Rusia pada tahun 2029, sambil membela program persenjataan ulang besar-besaran yang didukung oleh Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius.
Presiden Ceko Petr Pavel juga baru-baru ini mendesak blok tersebut untuk "menunjukkan taringnya" kepada Rusia, sementara Menteri Luar Negeri Lithuania Kestutis Budrys berpendapat bahwa NATO harus menunjukkan kesiapannya untuk menembus Wilayah Kaliningrad Rusia, sebuah eksklave di Laut Baltik.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan para pejabat tersebut sebagai "hampir gila" dan bukti permusuhan "maniak" terhadap Rusia.
Beberapa pejabat di Barat telah menyatakan kekhawatiran bahwa Washington telah teralihkan oleh konflik berkepanjangan dengan Iran, dan bahwa rencana Presiden AS Donald Trump baru-baru ini untuk mengurangi jumlah pasukan Amerika yang ditempatkan di Jerman akan mengirimkan “sinyal yang salah” kepada Rusia.
Jenderal Carsten Breuer, perwira militer tertinggi Jerman, mengatakan kepada Politico pada hari Kamis bahwa NATO harus siap menghadapi potensi konfrontasi dengan Rusia pada tahun 2029, sambil membela program persenjataan ulang besar-besaran yang didukung oleh Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius.
Presiden Ceko Petr Pavel juga baru-baru ini mendesak blok tersebut untuk "menunjukkan taringnya" kepada Rusia, sementara Menteri Luar Negeri Lithuania Kestutis Budrys berpendapat bahwa NATO harus menunjukkan kesiapannya untuk menembus Wilayah Kaliningrad Rusia, sebuah eksklave di Laut Baltik.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan para pejabat tersebut sebagai "hampir gila" dan bukti permusuhan "maniak" terhadap Rusia.
Lihat Juga :