Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Senin, 08 Juni 2026 - 07:41 WIB
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaitkan serangan Minggu malam dengan serangan Israel terhadap Lebanon, termasuk serangan terhadap pinggiran selatan Beirut.
“Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika kejahatan di wilayah Dahieh di Beirut meluas, kami akan menyerang target di wilayah pendudukan,” kata komando militer gabungan tertinggi IRGC.
Komando militer Iran mengatakan serangan terbaru Israel di pinggiran selatan Beirut telah melanggar semua "garis merah” dan menuntut penghentian serangannya terhadap Lebanon.
Jenderal Ali Abollahi, kepala komando Khatam al-Anbiya Iran, mengatakan Israel harus berhenti menyerang Lebanon selatan dan pinggiran Beirut ketika sistem pertahanan udara Israel sibuk mencegat salvo rudal.
“Tentara Israel harus menghentikan serangannya di Lebanon selatan dan pinggiran kota, dan jika mereka memperluas serangannya ke wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, mereka akan menghadapi pukulan yang lebih dahsyat dan disesalkan,” kata Abollahi.
“Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika kejahatan di wilayah Dahieh di Beirut meluas, kami akan menyerang target di wilayah pendudukan,” kata komando militer gabungan tertinggi IRGC.
Komando militer Iran mengatakan serangan terbaru Israel di pinggiran selatan Beirut telah melanggar semua "garis merah” dan menuntut penghentian serangannya terhadap Lebanon.
Jenderal Ali Abollahi, kepala komando Khatam al-Anbiya Iran, mengatakan Israel harus berhenti menyerang Lebanon selatan dan pinggiran Beirut ketika sistem pertahanan udara Israel sibuk mencegat salvo rudal.
“Tentara Israel harus menghentikan serangannya di Lebanon selatan dan pinggiran kota, dan jika mereka memperluas serangannya ke wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, mereka akan menghadapi pukulan yang lebih dahsyat dan disesalkan,” kata Abollahi.
(mas)
Lihat Juga :