5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Senin, 08 Juni 2026 - 02:20 WIB
India memiliki tradisi untuk melempar bayi. Foto/X/@htTweets
JAKARTA - Banyak negara memiliki banyak tradisi unik. Terkadang, tradisi tersebut tidak masuk hingga sangat berbahaya. Namun, tradisi tersebut terus dijaga dan dipertahankan hingga kini.
Dalam kepercayaan lokal, kera-kera tersebut dikaitkan dengan Hanuman, dewa kera dalam Ramayana, dan dianggap sebagai berkah bagi kota. Seorang pemilik hotel setempat memulai acara ini pada tahun 1989, sebagian sebagai ungkapan terima kasih atas pariwisata yang dibawa oleh kera-kera tersebut, dan acara ini telah berkembang menjadi salah satu festival paling terkenal di Thailand.
Banyak yang menusuk pipi, lidah, atau kulit mereka dengan kait dan duri kecil sebagai tindakan pengabdian dan penebusan dosa, memasuki keadaan seperti trans yang menurut mereka menyelamatkan mereka dari rasa sakit. Beberapa pertemuan terbesar berlangsung di India, Malaysia, dan Singapura.
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1. Serangga di Balik Ritual Brutal
Setiap tahun pada hari Minggu terakhir bulan November, kota Lopburi di Thailand tengah mengadakan pesta bukan untuk manusia tetapi untuk monyet. Meja-meja panjang ditumpuk dengan buah-buahan, sayuran, nasi ketan, dan manisan, dan monyet ekor panjang yang tinggal di kota itu dilepaskan untuk melahap makanan di antara reruntuhan kuil Phra Prang Sam Yot.Dalam kepercayaan lokal, kera-kera tersebut dikaitkan dengan Hanuman, dewa kera dalam Ramayana, dan dianggap sebagai berkah bagi kota. Seorang pemilik hotel setempat memulai acara ini pada tahun 1989, sebagian sebagai ungkapan terima kasih atas pariwisata yang dibawa oleh kera-kera tersebut, dan acara ini telah berkembang menjadi salah satu festival paling terkenal di Thailand.
2. Thaipusam dan Kavadi
Thaipusam adalah festival Hindu Tamil yang diadakan pada bulan purnama bulan Tamil Thai, pada bulan Januari atau Februari, untuk menghormati Dewa Murugan. Umat mempersiapkan diri dengan berpuasa dan berdoa selama berminggu-minggu, kemudian memenuhi nazar dengan membawa kavadi, beban fisik yang mungkin sesederhana pot susu atau serumit kerangka yang diikatkan ke tubuh dengan tusuk sate.Banyak yang menusuk pipi, lidah, atau kulit mereka dengan kait dan duri kecil sebagai tindakan pengabdian dan penebusan dosa, memasuki keadaan seperti trans yang menurut mereka menyelamatkan mereka dari rasa sakit. Beberapa pertemuan terbesar berlangsung di India, Malaysia, dan Singapura.
3. Melempar Bayi di Kuil-Kuil India
Di beberapa kuil di negara bagian Maharashtra dan Karnataka di India, ritual berusia berabad-abad melibatkan menjatuhkan bayi dari ketinggian ke selembar kain yang dibentangkan di bawahnya. Terlepas dari cara yang sering dilebih-lebihkan, jatuhnya kira-kira tiga puluh hingga lima puluh kaki, dan para penangan yang berpengalaman melakukan pelemparan sementara orang tua menunggu di antara kerumunan.Lihat Juga :