Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya

Kamis, 04 Juni 2026 - 07:57 WIB
Kyrgyzstan mengamankan kursi Asia-Pasifik setelah mengalahkan Filipina, yang berarti lima anggota terpilih yang baru akan menggantikan Pakistan, Somalia, Yunani, Denmark, dan Panama untuk masa jabatan dua tahun yang dimulai pada 1 Januari 2027.

Pemungutan suara dipimpin oleh mantan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, yang menjabat sebagai presiden Majelis Umum PBB.

Upaya Jerman yang gagal menandai perubahan dari kampanye Dewan Keamanan PBB sebelumnya, yang secara tradisional didahului oleh koordinasi bertahun-tahun di dalam kelompok Barat.

Dalam pemilihan sebelumnya untuk periode 1977–1978, 1987–1988, 1995–1996, 2003–2004, 2011–2012, dan 2019–2020, Berlin maju tanpa lawan atau masuk sebagai favorit yang jelas, dan memilih untuk tetap berada di pinggir lapangan ketika menghadapi pesaing yang serius.

Berlin juga telah lama berupaya mendapatkan kursi tetap di DK PBB, dengan alasan bahwa badan tersebut harus diperluas untuk lebih mencerminkan realitas politik dan ekonomi saat ini, sekaligus mempromosikan dirinya sebagai donor utama PBB dan pendukung multilateralisme.

Wadephul, seperti dikutip Russia Today, Kamis (4/6/2026), mengatakan tahun lalu bahwa dewan tersebut harus mencakup kursi tetap dan tidak tetap tambahan, terutama untuk wilayah yang kurang terwakili di Afrika, Asia, dan Amerika Latin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!