BREAKING NEWS: AS Bombardir Pulau Sirik, Iran Balas Merudal Pangkalan Amerika di Kuwait

Senin, 01 Juni 2026 - 12:21 WIB
AS dan Israel meluncurkan serangan udara skala besar terhadap Iran pada akhir Februari, menyerang ribuan target di seluruh negeri selama enam minggu permusuhan. Iran menanggapi dengan ribuan serangan rudal dan drone di seluruh Timur Tengah, menargetkan apa yang mereka sebut sebagai aset AS dan juga melakukan serangan balasan terhadap Israel.

IRGC juga memperingatkan Washington agar tidak melakukan tindakan lebih lanjut.

"Angkatan Udara IRGC memperingatkan bahwa jika agresi berulang terjadi, tanggapannya akan sangat berbeda, dan tanggung jawabnya akan berada di pundak agresor dan rezim AS yang membunuh anak-anak," imbuhnya.

Media-media Iran melaporkan bahwa rudal diluncurkan dari kota Omidiyeh di provinsi Khuzestan. Rekaman video yang beredar di media Iran diklaim diambil sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat pada hari Senin.

Sementara itu, militer Kuwait mengatakan sistem pertahanan udaranya secara aktif menanggapi ancaman udara.

"Pertahanan udara Kuwait saat ini menghadapi serangan rudal dan drone musuh," kata Staf Umum Angkatan Darat Kuwait dalam sebuah pernyataan.

"Suara ledakan apa pun yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," imbuh pernyataan itu, yang mendesak warga untuk mengikuti instruksi keamanan dan keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!