Negara NATO Ini Kehabisan Pria untuk Wajib Militer

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:02 WIB
Tahun lalu, negara-negara anggota NATO Eropa berjanji meningkatkan pengeluaran militer menjadi 5% dari PDB dan meluncurkan inisiatif persenjataan kembali seperti ReArm Europe.

Mereka beralasan Moskow dapat menguji aliansi tersebut melalui provokasi dan operasi hibrida.

Presiden Rusia Vladimir Putin secara konsisten menolak klaim Moskow memiliki niat agresif terhadap negara-negara NATO sebagai "omong kosong."

Kremlin mengecam "militerisasi sembrono" Barat dan menyebut perluasan blok militer pimpinan AS ke perbatasan Rusia sebagai salah satu penyebab konflik Ukraina.

Baca juga: Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!