Pemimpin Tertinggi Iran Peringatkan Upaya AS Tabur Perpecahan, Negara-negara Teluk Kecam Teheran
Kamis, 28 Mei 2026 - 21:17 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Foto/anadolu
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel berupaya menciptakan perpecahan internal di Iran untuk menutupi "kekalahan militer" mereka. Tudingan itu muncul dalam pernyataan tertulis yang diterbitkan oleh media pemerintah Iran.
Khamenei mengatakan, “Rencana buta musuh – setelah perang yang dipaksakan, tekanan ekonomi, dan pengepungan politik dan propaganda – adalah untuk menciptakan perpecahan dan disintegrasi guna menutupi kekalahan militer dan membuat bangsa ini bertekuk lutut.”
Ia menyerukan "persatuan nasional" dan kohesi melawan serangan tersebut.
Sementara itu, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi telah mengutuk serangan rudal terhadap pangkalan udara AS di Kuwait, dengan hanya UEA yang secara tegas menyebut Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas "serangan teroris" tersebut.
Khamenei mengatakan, “Rencana buta musuh – setelah perang yang dipaksakan, tekanan ekonomi, dan pengepungan politik dan propaganda – adalah untuk menciptakan perpecahan dan disintegrasi guna menutupi kekalahan militer dan membuat bangsa ini bertekuk lutut.”
Ia menyerukan "persatuan nasional" dan kohesi melawan serangan tersebut.
Sementara itu, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi telah mengutuk serangan rudal terhadap pangkalan udara AS di Kuwait, dengan hanya UEA yang secara tegas menyebut Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas "serangan teroris" tersebut.
Lihat Juga :