Senator AS Ancam Arab Saudi Cs Jika Tak Mau Normalisasi Hubungan dengan Israel
Selasa, 26 Mei 2026 - 08:05 WIB
Dia lantas menyampaikan pesan kepada Arab Saudi dan negara-negara lain, “Sekaranglah saatnya untuk berani demi masa depan Timur Tengah yang baru.”
"Saya berharap, seperti yang disarankan Presiden Trump, Anda akan benar-benar bergabung dengan Abraham Accords yang secara efektif mengakhiri konflik Arab-Israel," imbuh senator sekutu dekat Trump tersebut.
Lebih lanjut, Graham melontarkan ancaman jika seruan bergabung dengan Abraham Accords tersebut ditolak. "Jika Anda menolak untuk menempuh jalan ini seperti yang disarankan oleh Presiden Trump, hal itu akan memiliki konsekuensi serius bagi hubungan kita di masa depan dan membuat proposal perdamaian ini tidak dapat diterima. Lebih lanjut, hal itu akan dilihat oleh sejarah sebagai kesalahan perhitungan besar," paparnya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (26/5/2026).
Graham turut mendesak Presiden Donald Trump untuk tetap berkomitmen mencapai apa yang dia sebut sebagai kesepakatan yang baik dengan Iran, dan bersikeras agar Arab Saudi dan negara-negara lain bergabung dengan Abraham Accords sebagai bagian dari negosiasi. Graham menggambarkan proposal tersebut sebagai "brilian".
"Saya berharap, seperti yang disarankan Presiden Trump, Anda akan benar-benar bergabung dengan Abraham Accords yang secara efektif mengakhiri konflik Arab-Israel," imbuh senator sekutu dekat Trump tersebut.
Lebih lanjut, Graham melontarkan ancaman jika seruan bergabung dengan Abraham Accords tersebut ditolak. "Jika Anda menolak untuk menempuh jalan ini seperti yang disarankan oleh Presiden Trump, hal itu akan memiliki konsekuensi serius bagi hubungan kita di masa depan dan membuat proposal perdamaian ini tidak dapat diterima. Lebih lanjut, hal itu akan dilihat oleh sejarah sebagai kesalahan perhitungan besar," paparnya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (26/5/2026).
Graham turut mendesak Presiden Donald Trump untuk tetap berkomitmen mencapai apa yang dia sebut sebagai kesepakatan yang baik dengan Iran, dan bersikeras agar Arab Saudi dan negara-negara lain bergabung dengan Abraham Accords sebagai bagian dari negosiasi. Graham menggambarkan proposal tersebut sebagai "brilian".
(mas)
Lihat Juga :