Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri

Senin, 25 Mei 2026 - 11:54 WIB
Suatu hari, saat membayar biaya rumah sakit, dia menyadari adanya celah. Staf tampaknya hanya memeriksa apakah kuitansi tersebut memiliki stempel resmi, tanpa memeriksa secara teliti jumlah yang dibayarkan.

Karena putus asa, Liao mengubah celah tersebut menjadi kejahatan. Setelah menghubungi pembuat stempel palsu, dia memalsukan stempel rumah sakit dan mulai menyerahkan kuitansi palsu alih-alih membayar biaya penuh.

Penipuan itu berlangsung selama empat tahun, memungkinkan dialisis Du berlanjut tanpa gangguan.

Skema tersebut terbongkar pada September 2011, ketika rumah sakit meningkatkan sistem penagihannya dan menemukan catatan pembayaran yang hilang. Penyidik polisi kemudian menemukan 49 kuitansi palsu yang melibatkan lebih dari 172.000 yuan (USD25.000).

Kasus ini berlanjut ke pengadilan. Dalam sidang, Liao mengaku bersalah.

Dia menutupi wajahnya dan menangis saat mengatakan kepada hakim: “Saya telah didorong hingga titik di mana tidak ada jalan lain. Saya hanya ingin istri saya hidup.”

Kasus ini membangkitkan simpati nasional, banyak yang menggambarkannya sebagai kisah cinta yang tragis dan menjuluki Liao sebagai “penipu paling setia” di China.

Seorang pejabat dari Zhuhai di China selatan dan para simpatisan lainnya menyumbangkan lebih dari 500.000 yuan (USD73.000), memungkinkan Liao untuk membayar kembali rumah sakit, dengan sisanya digunakan untuk perawatan Du.

Pada Desember 2012, Liao dinyatakan bersalah atas penipuan dan dijatuhi hukuman penjara tiga tahun, ditangguhkan selama empat tahun, ditambah denda 3.000 yuan (USD440).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!