Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia Bombardir Ukraina, Negara-negara NATO Murka

Senin, 25 Mei 2026 - 11:06 WIB
Negara-negara NATO marah setelah Rusia bombardir Ukraina dengan rudal hipersonik Oreshnik berkemampuan nuklir. Foto/Telegram/Layanan Darurat Negara Ukraina
BRUSSELS - Aksi militer Rusia membombardir Ibu Kota Ukraina, Kyiv, dengan rudal hipersonik Oreshnik berkemampuan nuklir telah membuat negara-negara NATO sekutu Kyiv marah. Menurut negara-negara aliansi, Moskow telah melakukan "tindakan agresif nuklir yang sembrono".

Rusia mengakui telah membombardir Kyiv secara besar-besaran dengan rudal hipersonik Oreshnik dan berbagai misil canggih lainnya pada Minggu dini hari. Serangan tersebut menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.



Baca Juga: Rusia Akui Bombardir Ukraina dengan Rudal Hipersonik Oreshnik Berkemampuan Nuklir

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan menargetkan basis militer di Kyiv. Selain misil Oreshnik, senjata lain yang digunakan adalah rudal balistik Iskander, rudal jelajah hipersonik Kinzhal dan Zircon—yang diluncurkan dari udara, laut, dan darat—, serta drone serang.

Rusia beralasan serangan tersebut sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak (UAV) Ukraina terhadap asrama perguruan tinggi di Luhansk, yang menewaskan 21 orang dan melukai 42 orang, sebagian besar gadis remaja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!