3 Fakta Pulau Bubiyan di Kuwait Jadi Target Infiltrasi IRGC
Rabu, 13 Mei 2026 - 11:35 WIB
Selama konfrontasi dengan pasukan Kuwait di pulau itu, tembakan melukai seorang anggota pasukan Kuwait, kata kementerian tersebut. Dua anggota kelompok lainnya – Kapten Angkatan Laut Mansour Qambari dan kapten kapal, Abdulali Kazem Siamari – melarikan diri selama bentrokan tersebut.
Pelabuhan baru di pulau itu merupakan bagian dari Visi Kuwait 2035 dan Inisiatif Sabuk dan Jalan China, yang akan menjadikannya penting dalam jaringan perdagangan internasional karena akan memiliki kapasitas pengiriman yang lebih besar dan volume kargo yang lebih tinggi daripada pelabuhan Kuwait lainnya setelah beroperasi.
Hubungan China dengan Pulau Bubiyan juga menjadi sorotan setelah pengumuman Kuwait, khususnya sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing pada hari Kamis.
3 Fakta Pulau Bubiyan di Kuwait Jadi Target Infiltrasi IRGC
1. Lokasi Pangkalan Marinir AS
Karena juga menjadi tempat kontingen Marinir AS, Bubiyan merupakan titik rawan potensial dalam konflik AS-Iran.Pelabuhan baru di pulau itu merupakan bagian dari Visi Kuwait 2035 dan Inisiatif Sabuk dan Jalan China, yang akan menjadikannya penting dalam jaringan perdagangan internasional karena akan memiliki kapasitas pengiriman yang lebih besar dan volume kargo yang lebih tinggi daripada pelabuhan Kuwait lainnya setelah beroperasi.
2. Memiliki Pelabuhan yang Strategis
Pelabuhan ini juga akan memperkuat peran Kuwait sebagai pusat pengiriman utama dan memungkinkan akses yang lebih mudah ke Laut Merah dan membuka akses ke Teluk Arab.Hubungan China dengan Pulau Bubiyan juga menjadi sorotan setelah pengumuman Kuwait, khususnya sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing pada hari Kamis.
Lihat Juga :