Iran Ancam Gunakan Senjata yang Sangat Ditakuti AS, Klaim Bisa Bikin Serangan Jantung

Kamis, 30 April 2026 - 10:12 WIB
"Mereka telah menyandera awak kapal dan keluarga mereka di atas kapal," katanya. "Amerika lebih buruk daripada bajak laut Somalia, karena bajak laut Somalia bertindak karena kemiskinan, tetapi mereka telah menambahkan penyanderaan pada kekejaman mereka," kata Irani.

Irani berjanji akan membalas dendam atas orang-orang yang terbunuh dalam perang. "Sampai tetes darah terakhir kami. Kami akan memberikan pukulan yang akan membuat mereka menyesal," ujarnya.

AS Tolak Proposal Iran



Sementara itu, Trump mengatakan kepada Axios pada hari Rabu bahwa dia menolak proposal terbaru Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade AS—sebuah rencana yang akan menunda diskusi tentang program nuklir Iran.

Proposal Iran, yang dibagikan kepada para pemimpin AS minggu ini, bertujuan untuk menunda diskusi seputar program nuklir Iran, sehingga perselisihan yang menyebabkan AS dan Israel berperang pada 28 Februari tetap tidak terselesaikan.

"Blokade agak lebih efektif daripada pengeboman," kata Trump. "Dan itu akan lebih buruk bagi mereka. Mereka tidak bisa memiliki senjata nuklir."

Proposal Iran akan mendorong negosiasi tentang program nuklir negara itu ke tanggal yang lebih lambat, kata dua pejabat regional awal pekan ini. Para pejabat yang mengetahui proposal tersebut berbicara dengan syarat anonim untuk membahas negosiasi tertutup antara pejabat Iran dan Pakistan.

Salah satu alasan utama yang dikemukakan Trump mengapa dia berperang adalah untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!