Eks Diplomat UEA: Lebih Banyak Negara Sangat Mungkin Tinggalkan OPEC

Rabu, 29 April 2026 - 18:30 WIB
Pada saat yang sama, Al-Zaabi menyatakan penarikan diri lebih didorong oleh “realitas geopolitik lainnya” daripada minyak itu sendiri, menyalahkan tindakan pembalasan Iran terhadap negara-negara tetangganya di Teluk setelah serangan AS-Israel.

“Sepertinya tidak menguntungkan UEA untuk berkolusi dengan Iran mengenai harga minyak ketika kita secara langsung terkena dampaknya,” ujarnya.

Lebih banyak negara kemungkinan besar akan mengikuti jejak dan meninggalkan kartel tersebut, kata mantan diplomat itu.

“Kemungkinan besar memang demikian, karena semakin banyak orang yang membelot, semakin mahal biaya untuk mempertahankan pembatasan volume. Jadi, jika UEA serius dan mereka tidak lagi menghormati batasan tersebut, maka tidak akan ada insentif bagi Kuwait dan negara-negara lain untuk mengurangi produksi mereka,” ujar dia.

Baca juga: Bandara Utama Teheran Kembali Dibuka setelah Tutup 57 Hari karena Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!