Iran Ajukan Kerangka Kerja yang Bisa Diterapkan untuk Akhiri Perang
Minggu, 26 April 2026 - 17:19 WIB
“Belum melihat apakah AS benar-benar serius tentang diplomasi,” katanya.
Pakistan telah bertindak sebagai perantara antara Teheran dan Washington di tengah ketegangan yang sedang berlangsung setelah eskalasi militer baru-baru ini.
Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam dan bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad pada hari Sabtu, di tengah upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang delapan minggu mereka. Ia juga akan melakukan perjalanan ke Muscat dan Moskow.
Putaran pertama diadakan di Islamabad dua minggu lalu tetapi gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari dan melanda seluruh Timur Tengah. Pembicaraan tersebut dilakukan setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu mengatakan bahwa ia telah membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Pakistan oleh utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner.
“Saya sudah memberi tahu orang-orang saya beberapa waktu lalu bahwa mereka akan segera pergi, dan saya berkata, ‘Tidak, kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita punya semua kartu. Mereka bisa menghubungi kita kapan saja, tetapi kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal-hal yang tidak penting’,” kata Trump kepada Fox News melalui telepon.
Pakistan telah bertindak sebagai perantara antara Teheran dan Washington di tengah ketegangan yang sedang berlangsung setelah eskalasi militer baru-baru ini.
Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam dan bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad pada hari Sabtu, di tengah upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang delapan minggu mereka. Ia juga akan melakukan perjalanan ke Muscat dan Moskow.
Putaran pertama diadakan di Islamabad dua minggu lalu tetapi gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari dan melanda seluruh Timur Tengah. Pembicaraan tersebut dilakukan setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu mengatakan bahwa ia telah membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Pakistan oleh utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner.
“Saya sudah memberi tahu orang-orang saya beberapa waktu lalu bahwa mereka akan segera pergi, dan saya berkata, ‘Tidak, kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita punya semua kartu. Mereka bisa menghubungi kita kapan saja, tetapi kalian tidak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal-hal yang tidak penting’,” kata Trump kepada Fox News melalui telepon.
Lihat Juga :