Mantan Diplomat Ini Sebut AS Sulit Menerjemahkan Keunggulan Militer Menjadi Tujuan Politik
Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB
Mantan diplomat ini sebut AS sulit menerjemahkan keunggulan militer jadi tujuan politik. Foto/X/CENTCOM
WASHINGTON - Joel Rayburn, seorang pensiunan perwira Angkatan Darat AS dan mantan diplomat, mengatakan militer AS memiliki keunggulan militer yang menentukan atas Iran , tetapi menerjemahkan keunggulan itu menjadi keuntungan politik adalah tugas yang jauh lebih sulit.
Jika terjadi konfrontasi di Selat Hormuz, akan ada ketidakseimbangan serupa, katanya.
Dengan lebih banyak pasukan AS menuju ke wilayah tersebut, Rayburn mengatakan akan “sangat sulit bagi Iran untuk benar-benar menegakkan penutupan” jika CENTCOM memilih untuk memaksanya terbuka. Namun, ia mengakui bahwa ini tetap merupakan “proposisi yang belum teruji”.
Mantan Diplomat Ini Sebut AS Sulit Menerjemahkan Keunggulan Militer Menjadi Tujuan Politik
1. Iran Tak Mampu Mengendalikan Wilayah Udaranya
Ia mengatakan militer Iran “tidak mengendalikan wilayah udaranya sendiri” dan bahwa angkatan udara AS dan Israel mampu terbang “di atas semua bagian Iran, mampu menyerang apa pun yang mereka inginkan, hampir kapan saja”.Jika terjadi konfrontasi di Selat Hormuz, akan ada ketidakseimbangan serupa, katanya.
Dengan lebih banyak pasukan AS menuju ke wilayah tersebut, Rayburn mengatakan akan “sangat sulit bagi Iran untuk benar-benar menegakkan penutupan” jika CENTCOM memilih untuk memaksanya terbuka. Namun, ia mengakui bahwa ini tetap merupakan “proposisi yang belum teruji”.
Lihat Juga :