Setelah Kirim Pasukan ke Saudi, Pakistan Kembali Mediasi Perundingan AS dan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 06:55 WIB
Vance menambahkan bahwa Washington telah menyampaikan apa yang digambarkannya sebagai “tawaran terakhir dan terbaiknya”, sambil menyisakan sedikit ruang untuk negosiasi lebih lanjut.

“Kami pergi dari sini dengan proposal yang sangat sederhana, metode pemahaman yang merupakan tawaran terakhir dan terbaik kami. Kita akan lihat apakah Iran menerimanya,” katanya.

Sumber-sumber Pakistan dan Iran mengatakan delegasi Iran juga mengadakan pertemuan terpisah dengan pejabat senior Pakistan sebelum berangkat ke Teheran, meskipun detail diskusi tersebut belum dipublikasikan.

Para pejabat di Islamabad menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai “langkah awal yang penting dalam proses diplomatik yang berkelanjutan”, mencatat bahwa perselisihan yang begitu kompleks tidak dapat diselesaikan dalam satu pertemuan.

Terlepas dari upaya diplomatik, ketegangan di kawasan tersebut tetap tinggi. Gencatan senjata rapuh selama dua minggu yang disepakati pekan lalu untuk memberi waktu bagi negosiasi masih berlaku. Sementara itu, blokade angkatan laut AS di sekitar pelabuhan Iran dekat Selat Hormuz terus berlanjut, setelah Teheran secara efektif menutup jalur air strategis tersebut sebelumnya.

Konfrontasi di selat tersebut sejauh ini belum mengguncang pasar, dengan saham-saham Asia naik sementara harga minyak terus turun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!