Korea Utara Tes Senjata Baru saat Dunia Fokus pada Perang Iran

Kamis, 09 April 2026 - 15:12 WIB
Korea Utara menguji coba beberapa senjata baru, termasuk sistem senjata elektromagnetik, pada saat dunia internasional fokus pada perang AS-Israel vs Iran. Foto/KCNA
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) melakukan serangkaian uji coba persenjataan baru minggu ini, termasuk sistem senjata elektromagnetik dan rudal anti-pesawat. Manuver negara yang dipimpin Kim Jong-un ini sebagai upaya untuk meningkatkan persenjataan konvensionalnya di tengah serangan Amerika Serikat (AS) terhadap musuh-musuhnya.

Dengan perhatian global terfokus pada perkembangan di Timur Tengah di tengah gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran, Korean Central News Agency (KCNA) yang dikelola pemerintah Korut mengatakan Jenderal Kim Jong-sik mengawasi uji coba senjata yang dilakukan selama tiga hari dari Senin hingga Rabu.



Baca Juga: Pakar AS: Rudal Iran yang Ditembakkan ke Diego Garcia Adalah Senjata Korea Utara

Jenderal Kim Jong-sik adalah Wakil Direktur Departemen Industri Amunisi Komite Sentral Partai Buruh Korea.

"Kim mengatakan senjata elektromagnetik dan bom serat karbon adalah aset khusus yang bersifat strategis untuk dikombinasikan dan diterapkan pada berbagai sarana militer di berbagai bidang," tulis KCNA dalam laporannya, Kamis (9/4/2026).

Jenis senjata ini biasanya menggunakan energi elektromagnetik daripada bahan peledak untuk mengganggu atau merusak target, terutama infrastruktur elektronik.

Menurut laporan KCNA, juga telah dilakukan uji coba untuk memverifikasi keandalan tempur sistem rudal anti-pesawat jarak pendek mobile.

"Selain itu, uji coba lebih lanjut dilakukan untuk memperkirakan aplikasi tempur dan kekuatan amunisi cluster dari hulu ledak rudal balistik taktis," sambung laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!