Iran Klaim Gencatan Senjata AS Dinilai Sangat Ambisius dan Tidak Logis

Senin, 06 April 2026 - 17:11 WIB
Juru bicara kementerian luar negeri menolak anggapan bahwa keterlibatan dengan mediator menandakan kelemahan.

“Fakta bahwa Republik Islam Iran menyampaikan pandangannya dengan sangat cepat dan berani sebagai tanggapan terhadap suatu rencana tidak boleh dianggap sebagai tanda menyerah kepada musuh.”

“Sejak diskusi ini diangkat, kami telah merumuskan tanggapan kami. Kapan pun diperlukan, kami akan memberi tahu Anda dengan jelas.”

Sebelumnya, Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas “gencatan senjata sementara”. Itu diungkapkan seorang pejabat senior Iran kepada kantor berita Reuters. Dia menambahkan bahwa Teheran memandang Washington kurang siap untuk gencatan senjata permanen.

Pejabat tersebut mengkonfirmasi bahwa Iran telah menerima proposal Pakistan untuk gencatan senjata segera dan sedang meninjaunya, menambahkan bahwa Teheran tidak menerima tekanan untuk menerima tenggat waktu dan membuat keputusan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Qatar menekankan perlunya menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah “melalui cara damai” dan memperingatkan “dampak serius” dengan eskalasi militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!