Macron Desak Negara-negara Seluruh Dunia Tak Menjadi Bawahan AS Maupun China

Sabtu, 04 April 2026 - 12:36 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron (dua dari kiri) desak negara-negara di seluruh dunia untuk tidak jadi bawahan AS maupun China. Foto/X @EmmanuelMacron
SEOUL - Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk tidak menjadi vasal atau bawahan Amerika Serikat (AS) maupun China. Desakan ini menyusul perselisihan publiknya dengan Presiden AS Donald Trump soal perang Amerika-Israel melawan Iran dan juga soal NATO.

Selama kunjungannya ke Seoul pada hari Jumat, Macron mendesak negara-negara termasuk Korea Selatan, Jepang, Brasil, India, Australia, dan Kanada untuk membentuk "koalisi kemerdekaan" berdasarkan komitmen bersama terhadap isu-isu seperti hukum internasional, demokrasi, dan perubahan iklim.



Baca Juga: AS Usul Gencatan Senjata tapi Ditolak Iran, Sialnya Lagi 2 Jet Tempur Amerika Ditembak Jatuh

“Selama beberapa dekade, kita memiliki apa yang disebut stabilitas berdasarkan tatanan internasional ini dan beberapa kepastian yang kita miliki. Sekarang keadaannya naik turun. Kita tidak boleh hanya pasif dalam kekacauan baru ini. Kita harus membangun tatanan baru,” kata Macron dalam pidatonya di Universitas Yonsei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!