Macron Tegaskan Perang Tak Bisa Selesaikan Masalah Nuklir Iran

Kamis, 02 April 2026 - 21:30 WIB
Sementara itu, pernyataan Trump yang menyebut negara-negara Teluk (GCC) sebagai "sekutu yang sangat kuat dalam perangnya" bersama Israel dalam pidatonya tadi malam memiliki implikasi berbahaya bagi kawasan tersebut, menurut seorang analis kepada Al Jazeera.

“Itu berbahaya karena dia mencoba mengirim pesan kepada Iran bahwa orang-orang ini sebenarnya sekarang merencanakan bersama apa pun yang kita lakukan terhadap mereka – terlepas dari kenyataan bahwa semua orang tahu mereka tidak dimintai pendapat tentang perang ini, mereka terseret ke dalamnya karena tindakannya,” ungkap Sultan Barakat, profesor kebijakan publik di Universitas Hamad Bin Khalifa.

Ancaman Trump untuk terus menargetkan infrastruktur sipil Iran – selain mengisyaratkan kemungkinan kejahatan perang – juga akan berdampak luas bagi negara-negara Teluk, tambah Barakat.

“Dia masih terus mengorbankan mereka,” kata profesor itu.

Baca juga: Sambut Pidato Trump, Iran Luncurkan Salvo Rudal Terbesar ke Arah Israel sejak Awal Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!