Putra PM Israel Netanyahu Didesak Ikut Perang Darat Melawan Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:09 WIB
Middle East Eye mengungkapkan bahwa Arab Saudi membuka Pangkalan Udara King Fahd untuk AS.

UEA, khususnya, secara terbuka mendorong pembalasan agresif AS terhadap penguasaan Selat Hormuz oleh Iran. Duta Besar UEA untuk AS, Yousef al-Otaiba, menolak "gencatan senjata sederhana" dengan Iran pekan lalu.

Bannon mengatakan negara Arab mana pun yang menginginkan invasi darat AS juga harus mengirim pasukan, mengecam para penguasa Teluk karena hidup dalam kemewahan sementara pasukan AS siap dikerahkan.

“Mari kita libatkan orang Arab. Saya menginginkan orang Arab,” katanya.

“Saya menginginkan UEA…MBZ, yang terbaik yang mereka miliki di sana, dan dia memiliki pasukan yang nyata…tidak besar, tetapi mereka benar-benar tahu cara bertempur. Pulau Kharg, itulah tujuan Anda, serang!” kata Bannon, merujuk pada Presiden UEA Mohamed bin Zayed.

“Dan masukkan beberapa pangeran Qatar. Masukkan juga pangeran Saudi. Keluarkan mereka dari London. Keluarkan mereka dari kasino dan rumah bordil di London,” katanya.

“Dan kembalikan mereka ke Teluk," imbuh dia.

Bannon telah lama mengkritik intervensi AS. Dia adalah penasihat utama kampanye presiden Trump tahun 2016, yang berfokus pada pengutukan perang asing. Dia menjabat sebagai kepala strategi Trump selama pemerintahan pertamanya sebelum mengundurkan diri pada tahun 2017.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!