Iran Gempur 6 Kapal Militer AS di Pelabuhan Kuwait, 3 Tenggelam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:06 WIB
IRGC mengeklaim operasi tersebut menyebabkan kematian sejumlah besar warga Amerika, selain penghancuran aset Angkatan Laut taktis.

Sebelumnya, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengumumkan bahwa pasukan Angkatan Laut IRGC telah melakukan operasi “mendadak dan mengejutkan” secara terpisah yang menargetkan posisi yang terkait dengan AS dan Israel di Pulau Bubiyan di Kuwait.

Zolfaghari mengatakan serangan tersebut menghantam beberapa titik berkumpul, mengakibatkan kematian dan luka-luka sejumlah besar personel AS. Dia menambahkan bahwa individu yang terluka dipindahkan ke beberapa rumah sakit, termasuk Al-Sabah, Mohammad Al-Ahmad, dan Ali Al-Salem.

Dia menyatakan bahwa operasi akan terus berlanjut melawan pasukan AS di seluruh wilayah tersebut. “Sampai mereka benar-benar dihancurkan dan diusir," katanya.

Pangkalan Arab Saudi Dihantam



Dalam perkembangan terkait, IRGC mengumumkan bahwa mereka juga telah menargetkan Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi, yang juga dikenal sebagai Pangkalan Udara Al-Kharj, sebagai bagian dari gelombang operasi yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!