Ini 5 Kecanggihan Dancing Missile yang Guncang Israel dan Negara-negara Arab

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:22 WIB

3. Bisa Mengelabuhi Radar

Sistem pertahanan udara sangat bergantung pada prediksi ke mana rudal akan bergerak setelah diluncurkan. Setelah radar mendeteksi rudal, komputer menghitung jalurnya dan memandu rudal pencegat ke titik tersebut.

Namun rudal seperti Sejjil dapat mengubah pergerakannya selama fase akhir penerbangan. Beberapa sistem juga dapat mengerahkan umpan atau melakukan perubahan arah di menit-menit terakhir, yang dapat mengelabui radar dan sistem panduan rudal.

Rudal balistik juga turun dengan kecepatan sangat tinggi saat memasuki kembali atmosfer, seringkali lebih cepat dari lima kali kecepatan suara. Hal ini hanya memberi sistem pertahanan waktu reaksi yang singkat.

Ketika beberapa rudal diluncurkan bersamaan, tantangannya menjadi lebih besar karena sistem pertahanan harus melacak dan mencegat beberapa target yang bergerak cepat secara bersamaan.

4. Menggunakan Bahan Bakar Padat

Faktor lain yang membuat Sejjil sulit dihentikan adalah sistem propulsi bahan bakar padatnya.

Rudal yang lebih tua, seperti sistem bahan bakar cair sebelumnya, membutuhkan waktu untuk diisi bahan bakar sebelum diluncurkan. Rudal bahan bakar padat sudah diisi bahan bakar di dalam motor roket, memungkinkan peluncurannya dengan cepat dan persiapan yang minim.

Hal ini mengurangi waktu peringatan yang tersedia bagi sistem pengawasan musuh dan mempersulit serangan pendahuluan terhadap lokasi peluncuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!