Bisa Dipenjara 5 Tahun, Pantas Tak Ada yang Posting Video Situs Militer Israel Dirudal Iran

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:28 WIB
Situasi ini menciptakan paradoks. Di satu sisi, warga Israel mendengar sirene peringatan, melihat sistem pertahanan udara bekerja, dan mengetahui bahwa rudal Iran terus diluncurkan.

Namun di sisi lain, detail tentang dampak nyata dari serangan tersebut sering kali tidak muncul secara terbuka di media.

Beberapa laporan media internasional dan regional bahkan menyebut bahwa kerusakan yang terjadi di Israel mungkin lebih besar daripada yang terlihat di ruang publik. Tetapi karena sensor militer, informasi tersebut jarang muncul secara rinci di media Israel.

Akibatnya, muncul dua narasi besar. Pertama, narasi resmi Israel—di mana sebagian besar rudal berhasil dicegat dan kerusakan yang terjadi bersifat terbatas. Kedua, narasi alternatif: dampak serangan mungkin lebih besar, tetapi tidak dipublikasikan karena sensor militer.

Pengakuan Jurnalis soal Ketatnya Sensor Israel



Praj Mohan Singh, seorang jurnalis India yang baru kembali dari Israel, mengungkap fakta tentang sensor tersebut. Singh mengatakan otoritas Israel membatasi liputan tentang dampak serangan Iran.

Menurutnya, para jurnalis tidak dapat mengakses rumah sakit yang berisi jenazah atau merekam lokasi kehancuran akibat serangan rudal dan drone Iran. Singh mengatakan beberapa rudal Iran bahkan menghantam tanpa sirene peringatan berbunyi. Ini bertentangan dengan jaminan resmi rezim Zionis.

Kementerian Kesehatan Israel mengatakan 13 orang tewas dan 1.929 luka-luka dalam serangan balasan Iran sejak 28 Februari.

“Pemerintah (Israel) tidak akan memberi tahu Anda apa pun, Anda tidak dapat mengunjungi rumah sakit yang berisi jenazah, dan ketika terjadi insiden, kami bahkan tidak tahu di mana itu terjadi,” katanya kepada Al Jazeera.

Menurut Singh, otoritas pendudukan Israel juga mencegah jurnalis untuk merekam kerusakan yang disebabkan oleh serangan Iran. Kesaksiannya telah beredar luas di platform media sosial, di mana para pengguna menggambarkannya sebagai bukti sensor militer Israel yang ketat selama perang terbaru ini.

Singh menggambarkan apa yang menurutnya merupakan perbedaan antara pernyataan resmi Zionis Israel dan kondisi di lapangan. “Rudal Iran terkadang menyerang tanpa sirene peringatan,” katanya.

Menurut Singh, beberapa warga sipil tewas bahkan di dalam tempat perlindungan meskipun pemerintah Israel telah menjamin bahwa fasilitas tersebut akan memberikan perlindungan. Hanya saja, kata dia, para wartawan dicegah untuk mendokumentasikan kerusakan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!