Perang Memanas, Rudal dan Drone Iran akan Targetkan Kapal-kapal AS di Selat Hormuz

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:15 WIB
Unggahan Abbas Araghchi di X muncul setelah AS menarik kembali klaim bahwa salah satu kapal perangnya telah mengawal satu kapal tanker energi melalui Selat Hormuz hari ini.

“Para pejabat AS menyebarkan berita palsu untuk memanipulasi pasar. Itu tidak akan melindungi mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika,” tulis menteri luar negeri Iran.

“Pasar menghadapi kekurangan terbesar dalam SEJARAH: lebih besar dari Embargo Minyak Arab, Revolusi Islam Iran, dan invasi Kuwait GABUNGAN,” simpulnya.

Sementara itu, diskusi di Israel adalah tentang perang yang akan berlangsung selama yang dibutuhkan Israel. Tidak ada batasan waktu yang pasti. Bahkan pemerintah Israel mempertimbangkan memperpanjang keadaan darurat hingga akhir Maret.

Namun Israel sangat menyadari tekanan yang meningkat di AS, sehingga pesannya sangat jelas kepada publik di sana bahwa ini bukanlah perang tanpa akhir, perang ini membuahkan hasil, dan perang ini akan mengakibatkan penggulingan pemerintah dan sistem pemerintahan di Teheran. Menurut pesan Israel, hal itu akan menghasilkan stabilitas yang lebih besar di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!