Harga Minyak Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2023 karena Perang, Bisa Tembus Berapa?

Sabtu, 07 Maret 2026 - 08:01 WIB
Kuwait dilaporkan telah mulai mengurangi produksi di beberapa ladang minyak setelah kehabisan tempat penyimpanan. Ekspor minyak Iran sendiri pada dasarnya telah berhenti.

Goldman Sachs memperingatkan harga minyak bisa mencapai lebih dari USD100 per barel jika gangguan terus berlanjut. Menteri Energi Qatar memperingatkan bahwa harga minyak bisa mencapai USD150.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan gangguan pengiriman dapat membuka peluang bagi Rusia untuk memperluas ekspor energi.

“Dengan latar belakang ini, kita dapat mencari pembeli baru yang telah kehilangan pasokan yang sebelumnya melewati selat,” katanya, menunjukkan Moskow dapat mengalihkan pengiriman minyak dan gas ke pasar alternatif untuk menggantikan aliran dari Teluk.

Sementara itu, AS telah memberikan India, importir minyak mentah terkemuka, pengecualian 30 hari untuk membeli minyak Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!