Kongres Gagal Hentikan Trump, Perang AS Melawan Iran Bisa Lama

Kamis, 05 Maret 2026 - 13:34 WIB
Pemerintah di seluruh dunia telah berupaya keras untuk mengevakuasi warga negara yang terperangkap oleh perang di Timur Tengah, yang dipicu oleh serangan AS-Israel yang menewaskan Khamenei dan memicu serangan rudal dan drone balasan di seluruh Teluk.

Kota-kota seperti Dubai dan Riyadh—yang sejak lama dianggap terisolasi dari kekacauan di wilayah tersebut—telah terseret ke dalam krisis seiring dengan meluasnya konflik di seluruh wilayah.

Debat di Kongres tentang wewenang Trump untuk melancarkan perang mencerminkan keresahan yang lebih luas di Capitol Hill tentang cakupan dan durasi kampanye militer.

Para pejabat administrasi Trump mengatakan kepada anggota Parlemen dalam pengarahan rahasia minggu ini bahwa operasi tersebut dapat berlangsung selama berminggu-minggu dan mungkin memerlukan pendanaan tambahan dari Kongres.

Para anggota Parlemen dari kedua partai mengatakan Pentagon mungkin akan segera meminta dana darurat untuk mengisi kembali persediaan senjata dan mempertahankan operasi tersebut.

Resolusi wewenang perang tersebut mengacu pada War Powers Act tahun 1973, yang disahkan setelah Perang Vietnam, yang memungkinkan Kongres untuk memaksa pemungutan suara tentang keterlibatan militer dan membatasi konflik yang tidak sah hingga 60 hari.

Partai Demokrat mengakui bahwa langkah tersebut menghadapi rintangan yang berat tetapi mengatakan bahwa memaksa anggota Parlemen untuk mengambil posisi publik tentang perang itu sangat penting.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!