Perang Meluas, Qatar Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Su-24 Iran untuk Pertama Kalinya
Selasa, 03 Maret 2026 - 06:15 WIB
Iran tidak segera mengomentari pernyataan Kementerian Pertahanan Qatar.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran baru-baru ini mengatakan Teheran berhak membela diri "dengan sekuat tenaga" sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel, yang telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan kepada Al Jazeera: "Angkatan Bersenjata Iran membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial Iran terhadap tindakan agresi barbar ini."
Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, juga mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa tanggapan Teheran telah "sah, perlu, dan proporsional".
“Kami hanya menargetkan sasaran militer pasukan musuh. Kami tidak menargetkan warga sipil. Kami tidak menargetkan kepentingan negara-negara tetangga,” kata Iravani.
“Berdasarkan hukum internasional, setiap negara memiliki kewajiban untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan untuk tindakan agresi terhadap negara lain," ujarnya.
Namun, serangan Iran terhadap target AS dan Israel di seluruh Timur Tengah telah menuai kecaman sekaligus menimbulkan kekhawatiran tentang meluasnya konflik.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran baru-baru ini mengatakan Teheran berhak membela diri "dengan sekuat tenaga" sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel, yang telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan kepada Al Jazeera: "Angkatan Bersenjata Iran membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial Iran terhadap tindakan agresi barbar ini."
Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, juga mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa tanggapan Teheran telah "sah, perlu, dan proporsional".
“Kami hanya menargetkan sasaran militer pasukan musuh. Kami tidak menargetkan warga sipil. Kami tidak menargetkan kepentingan negara-negara tetangga,” kata Iravani.
“Berdasarkan hukum internasional, setiap negara memiliki kewajiban untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan untuk tindakan agresi terhadap negara lain," ujarnya.
Namun, serangan Iran terhadap target AS dan Israel di seluruh Timur Tengah telah menuai kecaman sekaligus menimbulkan kekhawatiran tentang meluasnya konflik.
Lihat Juga :