Koordinasi Kacau, Pentagon Tembak Jatuh Drone Pemerintah AS dengan Laser

Jum'at, 27 Februari 2026 - 13:06 WIB
Sebagai akibat dari insiden tersebut, Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menerapkan pembatasan penerbangan sementara pada Kamis malam di atas kota Fort Hancock, Texas, untuk memastikan keselamatan.

Kota kecil itu terletak sekitar 50 mil selatan El Paso, Texas, di sepanjang perbatasan Meksiko.

Anggota Partai Demokrat terkemuka di komite DPR, Rick Larsen, bersama dengan anggota DPR André Carson dan Bennie Thompson diberitahu tentang penembakan tersebut pada hari Kamis melalui saluran resmi. Demikian diungkap sumber Kongres kepada CNN.

“Kami telah mengatakan berbulan-bulan yang lalu bahwa keputusan Gedung Putih untuk mengabaikan rancangan undang-undang bipartisan dari tiga komite untuk melatih operator C-UAS (sistem anti-pesawat tak berawak) secara tepat dan mengatasi kurangnya koordinasi antara Pentagon, DHS, dan FAA adalah ide yang picik. Sekarang, kita melihat hasil dari ketidakmampuannya,” lanjut pernyataan tersebut.

Penembakan jatuh pesawat nirawak terjadi sekitar dua minggu setelah penggunaan sistem laser militer oleh CBP yang dirancang untuk mengganggu drone di dekat El Paso mendorong FAA untuk tiba-tiba menutup sebagian besar wilayah udara hingga ketinggian 18.000 kaki di atas kota selama 10 hari. Langkah tersebut secara efektif menutup bandara El Paso, tetapi dibatalkan setelah sekitar delapan jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!