Hendak Salat Maghrib, Imam di AS Ditembaki Pria Bertopeng

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:29 WIB
Dewan Hubungan Amerika-Islam (Council on American-Islamic Relations), organisasi hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat, menawarkan hadiah USD5.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman. Mereka juga menyerukan peningkatan perlindungan polisi untuk Din dan komunitas Muslim.

Walikota Sandy, Monica Zoltanski, mengatakan para pejabat kota "sangat prihatin" dengan insiden tersebut dan mencatat bahwa kejadian itu terjadi selama Ramadan, bulan yang ditandai dengan puasa, doa, dan refleksi.

“Meskipun motifnya masih dalam penyelidikan, kita tidak dapat mengabaikan bahwa ini terjadi selama bulan suci Ramadan -- waktu untuk berdoa, refleksi, dan perdamaian bagi umat Muslim di seluruh dunia. Hal itu membuat kejadian ini sangat meresahkan bagi komunitas kita,” kata Zoltanski dan Dewan Kota dalam sebuah pernyataan.

Din mengatakan dia tidak tahu siapa yang melakukan serangan itu dan menduga itu mungkin kejahatan kebencian.

“Saya cukup terguncang,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!