AS Kerahkan Lebih dari 50 Jet Tempur dalam 24 Jam, Bakal Serang Iran?

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB
Dia menambahkan bahwa setelah jalur serangan dibersihkan, pesawat-pesawat pengebom berat kemungkinan besar akan menimbulkan kerusakan terbesar, jika Trump memutuskan untuk memerintahkan serangan.

Pesawat-pesawat tersebut adalah pengebom siluman B-2, yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran Juni lalu.

Pesawat-pesawat tersebut dapat dikerahkan langsung ke Iran dari pangkalan di daratan Amerika Serikat, Diego Garcia di Samudra Hindia, atau pun Okinawa di Jepang.

Matthew Savill, direktur ilmu militer di Royal United Services Institute, mengatakan AS telah membangun kekuatan tempur yang mengesankan, yang sudah lebih dari yang dapat dikumpulkan oleh sebagian besar negara.

“Israel hampir dapat menggandakan apa yang tersedia di udara jika bergabung, dan perlu diakui bahwa kekuatan saat ini akan lebih presisi daripada pendahulunya, dengan keunggulan udara yang lebih besar," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa, bahkan tanpa Israel, begitu kapal induk kedua AS tiba, pasukan tersebut akan mampu melakukan ratusan serangan udara per hari selama berminggu-minggu, dan melancarkan serangan rudal Tomahawk dengan laju tinggi.

Perundingan nuklir Iran di Jenewa pada hari Selasa tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti meski para pejabat AS mengatakan Washington dan Teheran membuat kemajuan dalam perundingan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!