6 Fakta Pasukan Stabilisasi Gaza, dari Pelucutan Senjata Hamas hingga Tanggung Jawab Keamanan

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:54 WIB

4. Hamas Tidak Akan Memiliki Pengaruh di Gaza

Mereka menolak resolusi tersebut. Kelompok itu merilis pernyataan di aplikasi pesan sosial Telegram, mengatakan bahwa pemungutan suara tersebut "menetapkan pengawasan internasional di Jalur Gaza”.

Berdasarkan rencana Trump, Hamas tidak akan memiliki peran di Gaza dan akan dilucuti senjatanya, dengan personelnya ditawari dua pilihan: berkomitmen untuk hidup berdampingan atau diberikan jalan aman keluar dari Gaza.

Hamas telah berulang kali mengatakan akan menyerahkan pemerintahan tetapi tidak bersedia menyerahkan senjatanya.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan di Knesset, parlemen Israel, baru-baru ini bahwa perang “belum berakhir” dan Hamas akan dilucuti senjatanya.

5. Israel Ingin Melucuti Senjata Hamas

Israel fokus pada pelucutan senjata Hamas, dengan utusan PBB-nya Danny Danon mengatakan negaranya akan “menunjukkan… tekad dalam memastikan bahwa Hamas dilucuti senjatanya”.

Di Israel, resolusi tersebut menyebabkan setidaknya satu partai oposisi mengecam pemerintah Netanyahu.

“Apa yang terjadi di PBB adalah akibat dari kegagalan pemerintah Israel,” kata Avigdor Lieberman, seorang Politisi ultranasionalis yang memimpin partai Yisrael Beytenu, menulis di X.

“Keputusan itu mengarah pada negara Palestina, program nuklir Saudi, dan pesawat F-35 untuk Turki dan Arab Saudi.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!