Hamas Tolak Pelucutan Senjata dan Pemerintahan Asing di Gaza
Senin, 09 Februari 2026 - 07:11 WIB
Kelompok Hamas menolak pelucutan senjata seperti tuntutan Israel dan AS. Mereka juga menolak pemerintahan asing di Jalur Gaza. Foto/Abed Rahim Khatib/Flash90
DOHA - Kelompok Hamas menegaskan penolakan untuk pelucutan senjata seperti yang dituntut Israel dan Amerika Serikat (AS). Kelompok perlawanan Palestina itu juga menolak pemerintahan asing di Jalur Gaza.
Penolakan itu disampaikan salah satu pemimpin senior Hamas, Khaled Meshal.
“Mengkriminalisasi perlawanan, senjatanya, dan mereka yang melakukannya adalah sesuatu yang tidak boleh kami terima,” kata Khaled Meshal pada sebuah konferensi di Doha pada hari Minggu, seperti dikutip dari AFP, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Tak Mau Penjajahan Israel di Gaza Berlanjut, Hamas Tolak Pelucutan Senjata
“Selama ada pendudukan, ada perlawanan. Perlawanan adalah hak rakyat di bawah pendudukan...sesuatu yang dibanggakan oleh bangsa-bangsa,” lanjut Meshal.
Penolakan itu disampaikan salah satu pemimpin senior Hamas, Khaled Meshal.
“Mengkriminalisasi perlawanan, senjatanya, dan mereka yang melakukannya adalah sesuatu yang tidak boleh kami terima,” kata Khaled Meshal pada sebuah konferensi di Doha pada hari Minggu, seperti dikutip dari AFP, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Tak Mau Penjajahan Israel di Gaza Berlanjut, Hamas Tolak Pelucutan Senjata
“Selama ada pendudukan, ada perlawanan. Perlawanan adalah hak rakyat di bawah pendudukan...sesuatu yang dibanggakan oleh bangsa-bangsa,” lanjut Meshal.
Lihat Juga :