Ribuan Orang Berkumpul di Libya untuk Pemakaman Saif al-Islam Gaddafi
Sabtu, 07 Februari 2026 - 06:49 WIB
Pada tahun 2021, ia mengumumkan akan mencalonkan diri sebagai presiden, tetapi pemilihan yang bertujuan menyatukan negara yang terpecah di bawah kesepakatan PBB ditunda tanpa batas waktu.
Saat ini, Libya tetap terpecah antara pemerintah yang didukung PBB pimpinan Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah yang berbasis di Tripoli dan pemerintahan timur yang didukung Khalifa Haftar.
Pembunuhan Gaddafi, yang oleh banyak orang dianggap sebagai alternatif bagi duopoli kekuasaan di negara itu, terjadi kurang dari seminggu setelah pertemuan yang dilaporkan pada 28 Januari di Istana Elysee Prancis, yang mempertemukan putra Haftar dan para penasihat Dbeibah.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
Saat ini, Libya tetap terpecah antara pemerintah yang didukung PBB pimpinan Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah yang berbasis di Tripoli dan pemerintahan timur yang didukung Khalifa Haftar.
Pembunuhan Gaddafi, yang oleh banyak orang dianggap sebagai alternatif bagi duopoli kekuasaan di negara itu, terjadi kurang dari seminggu setelah pertemuan yang dilaporkan pada 28 Januari di Istana Elysee Prancis, yang mempertemukan putra Haftar dan para penasihat Dbeibah.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
(sya)
Lihat Juga :