Jenderal Top Iran: Tak Ada Warga AS yang Aman Jika Perang Pecah!
Selasa, 03 Februari 2026 - 11:30 WIB
Para pejabat Iran secara konsisten memperingatkan bahwa setiap serangan militer oleh AS atau sekutunya akan ditanggapi dengan respons yang cepat dan tegas.
Dalam pesan terpisah pada hari Senin yang ditujukan kepada Menteri Intelijen Esmail Khatib, Jenderal Mousavi memuji peran komunitas intelijen Iran dalam “perang kognitif dan informasi” yang sedang berlangsung melawan musuh-musuh negara.
Dia menekankan bahwa bangsa Iran tetap berhutang budi pada kewaspadaan dan kepahlawanan para agennya, yang pengorbanan diam-diamnya secara konsisten telah menggagalkan “rencana-rencana kompleks dan saling terkait” dari dinas keamanan asing.
Menurut komandan tersebut, manuver-manuver canggih musuh hanya menghasilkan “kegagalan, keputusasaan, dan aib” ketika dihadapkan dengan kehebatan intelijen Iran.
Mousavi menyatakan keyakinannya yang teguh bahwa Kementerian Intelijen akan terus memperluas “payung pengawasan intelijen” atas aktivitas terbuka dan rahasia dari badan-badan spionase asing.
Dia menegaskan kembali bahwa pembongkaran sistematis kelompok teroris dan "tentara bayaran" mereka tetap menjadi prioritas utama, untuk memastikan bahwa Republik Islam Iran tetap terlindungi dari rencana subversif para musuhnya.
Perluasan Pengawasan Intelijen
Dalam pesan terpisah pada hari Senin yang ditujukan kepada Menteri Intelijen Esmail Khatib, Jenderal Mousavi memuji peran komunitas intelijen Iran dalam “perang kognitif dan informasi” yang sedang berlangsung melawan musuh-musuh negara.
Dia menekankan bahwa bangsa Iran tetap berhutang budi pada kewaspadaan dan kepahlawanan para agennya, yang pengorbanan diam-diamnya secara konsisten telah menggagalkan “rencana-rencana kompleks dan saling terkait” dari dinas keamanan asing.
Menurut komandan tersebut, manuver-manuver canggih musuh hanya menghasilkan “kegagalan, keputusasaan, dan aib” ketika dihadapkan dengan kehebatan intelijen Iran.
Mousavi menyatakan keyakinannya yang teguh bahwa Kementerian Intelijen akan terus memperluas “payung pengawasan intelijen” atas aktivitas terbuka dan rahasia dari badan-badan spionase asing.
Dia menegaskan kembali bahwa pembongkaran sistematis kelompok teroris dan "tentara bayaran" mereka tetap menjadi prioritas utama, untuk memastikan bahwa Republik Islam Iran tetap terlindungi dari rencana subversif para musuhnya.
(mas)
Lihat Juga :