Iran Balas Dendam, Tetapkan Tentara Seluruh Uni Eropa sebagai Kelompok Teroris

Senin, 02 Februari 2026 - 08:05 WIB
Para anggota parlemen meneriakkan "Matilah Amerika, Malulah Eropa" setelah ketua Parlemen menyelesaikan pidatonya.

IRGC juga mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu yang mengatakan bahwa keputusan Uni Eropa mempersulit jalan menuju interaksi dan kerja sama yang konstruktif sekaligus memperkuat pendekatan konfrontatif.

Dibentuk setelah Revolusi Islam Iran tahun 1979 untuk melindungi sistem pemerintahan ulama Syiah, IRGC memiliki pengaruh besar di negara itu, mengendalikan sebagian besar ekonomi dan angkatan bersenjata.

Langkah Uni Eropa ini terjadi ketika Amerika Serikat meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump berulang kali mengancam Iran jika tidak menyetujui kesepakatan nuklir atau gagal menghentikan pembunuhan para demonstran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada hari Minggu bahwa jika AS menyerang Iran, hal itu akan menjadi konflik regional.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!