Trump Sewot Kanada dan Inggris Makin Dekat dengan China
Jum'at, 30 Januari 2026 - 21:30 WIB
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping pada hari Kamis bahwa ia ingin membangun "hubungan yang lebih canggih" antara kedua negara, menggambarkan hubungan tersebut telah berubah dari "zaman keemasan menjadi zaman es."
Downing Street mengatakan China setuju mengurangi separuh tarif impor wiski Inggris menjadi 5% dari 10% dan mengkonfirmasi perjalanan bebas visa untuk warga negara Inggris yang berkunjung kurang dari 30 hari.
AstraZeneca juga memaparkan rencana berinvestasi USD15 miliar di China hingga tahun 2030 selama kunjungan tersebut.
Kanada juga berupaya mencairkan hubungan dengan China. Perdana Menteri Mark Carney melakukan perjalanan ke Beijing pada pertengahan Januari, di mana ia mencapai kesepakatan awal untuk mengizinkan impor kendaraan listrik China dengan tarif terbatas sebesar 6,1%, sementara Kanada mengharapkan China memangkas tarif canola yang memberatkan menjadi 15% pada bulan Maret.
Pada saat itu, Trump mengecam Kanada, mengklaim China "sepenuhnya mengambil alih" negara itu, sambil menyatakan negara itu "hidup karena Amerika Serikat." Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif 100% jika kesepakatan Kanada dengan China disetujui.
Downing Street mengatakan China setuju mengurangi separuh tarif impor wiski Inggris menjadi 5% dari 10% dan mengkonfirmasi perjalanan bebas visa untuk warga negara Inggris yang berkunjung kurang dari 30 hari.
AstraZeneca juga memaparkan rencana berinvestasi USD15 miliar di China hingga tahun 2030 selama kunjungan tersebut.
Kanada juga berupaya mencairkan hubungan dengan China. Perdana Menteri Mark Carney melakukan perjalanan ke Beijing pada pertengahan Januari, di mana ia mencapai kesepakatan awal untuk mengizinkan impor kendaraan listrik China dengan tarif terbatas sebesar 6,1%, sementara Kanada mengharapkan China memangkas tarif canola yang memberatkan menjadi 15% pada bulan Maret.
Pada saat itu, Trump mengecam Kanada, mengklaim China "sepenuhnya mengambil alih" negara itu, sambil menyatakan negara itu "hidup karena Amerika Serikat." Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif 100% jika kesepakatan Kanada dengan China disetujui.
Lihat Juga :