Inggris Bisa Terlibat Serangan AS terhadap Iran
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:45 WIB
Pesawat Jet Typhoon ke Doha
Pemerintahan Trump telah bermain-main dengan kemungkinan menyerang Iran selama hampir sebulan dengan dalih penindakan brutal terhadap demonstran yang telah menyebabkan ribuan orang tewas oleh pasukan keamanan pemerintah.
Akhir pekan lalu, Inggris mengerahkan satu skuadron jet Typhoon ke pangkalan udara Al Udeid dekat Doha atas undangan pemerintah Qatar. Pada hari Jumat, Inggris mengatakan mereka "mencatat ketegangan regional".
Kementerian Pertahanan mengumumkan jet-jet tersebut akan membentuk unit gabungan RAF-Qatar, Skuadron No. 12, untuk "meningkatkan kemampuan pertahanan di kawasan tersebut".
"Kemitraan ini memperkuat keamanan nasional kedua negara kita dan mendukung stabilitas di kawasan Teluk," kata Menteri Pertahanan John Healey.
Pesawat jet tersebut mampu menembak jatuh pesawat tak berawak Shahed-136 Iran. Pesawat-pesawat ini dianggap sebagai persiapan untuk kemungkinan pembalasan Iran terhadap serangan AS.
Juni lalu, Iran melancarkan serangan roket ke pangkalan Al Udeid, yang merupakan markas Komando Pusat AS, setelah serangan AS terhadap situs nuklir Iran.
Pangkalan Udara di Kawasan Tersebut
Inggris memiliki fasilitas dukungan angkatan laut di Bahrain dan pangkalan udara di Qatar, UEA, Oman, dan Siprus.
Pangkalan Siprus, RAF Akrotiri, sangat kontroversial karena digunakan untuk meluncurkan penerbangan pengawasan di atas Gaza selama genosida Israel.
Lihat Juga :